1 pr atas
MAAF, untuk tampilan lebih baik, mohon menggunakan Google Chrome!
3 pr mn atas

 
   
     
4 pr berita 3


Distribusi Air dari Waduk Kedungombo untuk Musim Tanam II Ditutup Tanggal 1 Juli 2012
Kudus, 23 Februari 2012


Peserta Rakor PPTPA Mengawali musim tanam (MT) II tahun 2012 pada areal irigasi Sistem Waduk Kedungombo, Balai PSDA Serang Lusi Juana (Seluna) mengadakan Rapat koordinasi Alokasi Air hari Rabu tanggal 22 Februari 2012 bertempat di ruang sidang “Gunungrowo” Balai PSDA Seluna dihadiri oleh perwakilan Dinas Pengairan dan Dinas Pertanian Kabupaten yang berada dalam sistem Kedungombo diantaranya Grobogan, Kudus, Pati, Demak dan Jepara. Hadir pula dalam rapat unsur dari Perkumpulan Petani Pemakai Air ( P3A).

Pimpinan Rakor PPTPARapat yang dimulai pada pukul 09.30 WIB dibuka oleh Kepala Balai PSDA Seluna, Ir.Noviyanto, Sp.1, yang pada kesempatan itu didampingi Kasie OP. BPSDA Seluna, perwakilan dari Dinas PSDA Jateng, perwakilan dari BBWS Pemali Juana dan Ketua Federasi Perkumpulan Petani Pemakai Air (FP3A) Sistem Kedungombo, Kaspono. Pada paparannya, Kepala BPSDA Seluna menyampaikan hasil evaluasi MT I serta ketersediaan air Waduk Kedungombo untuk mencukupi kebutuhan air pada MT II. Volume air Waduk Kedungombo yang pada hari itu sebanyak 525,10 juta m3, setelah dikurangi batas minimum air yang boleh dioperasikan (MOL), kebutuhan air minum Klambu-Kudu dan kehilangan air pada saluran irigasi, diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan air pada MT II sebesar 471,99 juta m3. “Dengan hasil perhitungan seperti ini kemungkinan kebutuhan air MT II dapat dicukupi oleh Waduk Kedungombo, tapi untuk menjaga segala kemungkinan yang terjadi kami mengharapkan para petani menghemat penggunaan air serta mentaati pola tata tanam yang sudah disepakati bersama dan perlu diingat bahwa Waduk Kedungombo hanya sebagai pendukung pemenuhan kebutuhan air irigasi” papar Kepala Balai yang baru saja dipindahtugaskan dari Balai PSDA Pemali Comal bulan Desember tahun kemarin.

Jalannya rapat sempat memanas ketika Kahono, salah satu perwakilan dari P3A Saluran Wedung Daerah Irigasi Klambu Kiri yang menolak penutupan Waduk Kedungombo pada tanggal 1 Juli 2012 seperti yang diusulkan P3A dari daerah lain. “Areal persawahan di daerah kami pada MT I telat mendapat aliran air sehingga awal MT II sudah dipastikan molor, kami khawatir jika air mulai ditutup tanggal 1 Juli daerah kami tidak bisa panen” ujarnya. Dia menghendaki penutupan dimundurkan tanggal 15 Juli 2012. Namun setelah diberi pandangan oleh Kasie OP. BPSDA Seluna, Suharno,ST, bahwa nantinya areal persawahan yang masih membutuhkan air akan dibantu dari avour yang berdekatan barulah Kahono menyetujui. Penutupan diajukan pada awal bulan Juli dimaksudkan memberi waktu yang lebih untuk pekerjaan-pekerjaan perbaikan saluran irigasi sehingga pekerjaan dapat menghasilkan kualitas yang lebih baik.

Pembacaan kesepakatanAkhirnya rapat yang berlangsung ± 2,5 jam menghasilkan dua butir kesepakatan yang tertuang pada berita acara kesepakatan yang isinya meliputi awal Masa Tanam II 2011/2012 dimulai tanggal 1 Maret 2012 dan distribusi air dari Waduk Kedungombo untuk MT tersebut ditutup mulai tanggal 1 Juli 2012 jam 17.00 WIB. “Semua setuju dengan isi kesepakatan ini” seru Suharno,ST yang kemudian diikuti koor peserta rapat dengan teriakan setuju. Berita Acara Rapat Koordinasi Alokasi Air itu kemudian ditandatangani beberapa perwakilan rapat yang nantinya akan menjadi pegangan pelaksanaan MT II Daerah Irigasi Sistem Waduk Kedungombo. (yud/OP)

_____________________________________________

Semua berita:

4 arsip berita
 
4 slogan kiri
MARI HEMAT AIR!
4 menu kiri

KEGIATAN:

 
4 link
5 pr bwh
oleh: Tim Sisda Seluna